MASUK ANGIN (angina pectoris)
April 18th, 2008 by spid3yini info boleh dapet dari email, n bgitu baca ini sampe abis, lgsg keinget klo ini bisa aja terjadi ke kita semua, jadi klo ada yg nemuin ini gejala, jgn dianggep enteng yah……
dibaca pelan pelan yah….
Semoga bermanfaat….!!!
Hari itu, Dina (32) meminta izin pulang lebih cepat dari kantornya.
Sejak Pagi, Dina merasa pusing dan mual. "Aku masuk angin nih," keluhnya pada Fahmi (35), suaminya melalui telepon.
Setiba di rumah, Dina memesan bubur ayam serta teh panas untuk mengurangi rasa tak enak badan yang dideritanya.
Setelah kerokan, ia mengoleskan minyak kayu putih ke seluruh badannya, sebelum beranjak tidur.
Lepas senja, Dina belum bangun juga, Fahmi yang baru saja pulang kantor.
Menengok ke kamar, ditempat tidur Dina memang masih tertelungkup, tapi….
sudah tak bernapas lagi!
Wajahnya kebiruan, tampaknya, Dina menahan rasa sakit sesaat sebelum menghembuskan napas terakhirnya.
Selain panik, suaminya juga bingung, Sejauh diketahuinya, selama ini kondisi kesehatan Dina baik-baik saja.
Bahkan istrinya itu tergolong wanita gesit yang memiliki segudang
aktivitas setiap harinya, Lantas, Penyakit "tersembunyi" apakah yang
merenggut nyawa Dina?
***
Menurut dr. Djoko Maryono, DSPD, DSPJ, ahli internis dan kardiologi dari RS Pusat Pertamina, yang dialami Dina adalah Angina Pectoris.
Orang-orang
kita dulu biasa menyebutnya sebagai penyakit angin duduk.
( Lucu ya…ada angin bisa duduk…. jangan-jangan ada juga angin jongkok* emangnya kloset merek TOTO, hehehehe. .)
Gejalanya memang mirip masuk angin biasa, hanya sedikit lebih berat.
Tak
mengherankan. Penyakit ini cenderung disepelekan.
Masuk angin yang satu ini ternyata bukanlah masuk angin biasa.
"Yang
biasa disebut angin duduk sesungguhnya adalah salah satu gejala penyakit jantung koroner, yang jika tidak segera ditangani penderitanya bisa langsung meninggal hanya dalam waktu 15-30 menit setelah serangan pertama"
dr. Joko mengingatkan.
Karena itu, kematian yang terjadi sama sekali bukan akibat kerokan atau pengolesan minyak angin, seperti yang dilakukan Dina, melainkan karena tidak terdeteksinya kelainan pada jantung penderita.
seandainya sepulang kantor Dina langsung pergi ke Rumah Sakit atau ke dokter, dan bukannya malah kerokan dirumah yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan sang penyakit, mungkin nyawanya masih sempat terselamatkan.
Ciri-ciri pusing, mual dan kembung yang dialami penderita Angina pectoris memang nyaris serupa dengan penyakit masuk angin biasa.
Hanya penderita juga merasakan
dada sesak,
nyeri dibagian ulu hati,
keluar keringat sebesar jagung,
serta badan terasa dingin.
Sayangnya, hal ini sering tidak disadari sebagai indikasi adanya gangguan pada jantung yang sifatnya kritis.
Menurut dr, joko, 20% dari keluhan angina pectoris yang diperiksakan ke dokter atau rumah sakit ternyata terdeteksi sebagai penyakit jantung
koroner akut.
Penyakit ini merupakan gangguan pada jantung akibat adanya
kelainan pada pembuluh koroner, sehingga darah tidak mampu mengantarkan zat-zat yang dibutuhkan oleh jaringan dinding rongga jantung.
Karena itu, jika tidak terdeteksi sejak awal, penderitanya bisa mengalami sudden death.
Penyakit angina pectoris itu sendiri berupa perasaan tidak nyaman berkepanjangan, yang terjadi lebih dari 5 menit, akibat menurunnya tekanan darah yang memompa jantung.
Akibatnya, jantung membutuhkan lebih banyak oksigen.
Karena jantung tidak mampu memompa dengan sempurna, maka
pembuluh darah mengadakan reaksi pemulihan berupa kontraksi guna mencukupi pengisian oksigen pada pompa jantung tadi, kontraksi itulah yang
menimbulkan keringat dingin pada kulit.
PERBAIKI GAYA HIDUP
Sumber masalah sesungguhnya terletak pada penyempitan pembuluh darah
jantung (vasokonstriksi) .
Penyempitan ini diakibatkan oleh empat hal :
- Pertama, adanya timbunan-lemak (aterosklerosis) dalam pembuluh darah akibat konsumsi kolesterol tinggi.
- Kedua, sumbatan (trombosis) oleh sel beku darah (trombus);
- Ketiga, Vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh.darah akibat kejang
yang terus menerus.
- Keempat, infeksi pada pembuluh darah." Gaya hidup masa kini yang kurang sehat dan tidak teratur adalah pemicunya"
tegas dr, Joko.
Menurutnya, Zaman sekarang orang cenderung melupakan
pentingnya olahraga ( wah..wah termasuk saya sih hehehe…), hidup dalam
kondisi stress, sering tidur larut malam, dan sering mencoba bermacam pola
diet yang tidak sehat.
Kurang atau tak pernah olahraga akan menghambat kelancaran metabolisme
tubuh.
Akibatnya, akan terjadi pengendapan lemak yang perlahan-lahan
dapat menyumbat lajunya aliran darah ke jantung.
Sementara itu, orang sekarang banyak yang mengaku tak punya cukup waktu olahraga (kalo saya sih males aja…), menjaga diri dari kemungkinan
obesitas (kelebihan berat badan) juga berperan penting untuk kesehatan jantung, karena kelebihan lemak dapat meminimalkan gerak pompa jantung,
(your waist is your heart, begitu kata orang jawa…pinggang kamu adalah kesehatan kamu ).
Jadi jaga ukuran pinggang anda, karena perutlah semua jenis lemak
menumpuk.
Untuk wanita, maksimal 80 cm, dan untuk pria, maksimal 90 Cm,
karena jaga pola makan, hindari Junk Food, perbanyak asupan buah dan sayuran serta fiber.
Menjauhkan diri dari stress, juga bisa mencegah kita dari penyakit jantung
koroner, Pasalnya, dalam keadaan stress kinerja tubuh serta otak dipaksa
untuk bekerja secara berlebihan,
Hasilnya, kondisi tubuh selalu dalam
keadaan letih dan porsi istirahat berkurang. "Kurangnya istirahat dapat
mengakibatkan pengentalan darah, yang dapat meningkatkan hormon adrenalin, akibatnya bisa ditebak serangan jantung lebih gampang terjadi" Orang yang emosi-an juga perlu diperhatikan (Selalu marah-marah. .. setiap saat…ada ga ya orang kayak gini..),
Pasalnya, dalam marah-marah (Otak panas, napas memburu, jantungpun berdebar keras, kadang samapi tubuh
bergetar, darah bergerak cepat), jika kondisi darah bergerak cepat,
sedangkan ada penyumbatan di pembuluh darah…wouw. ..bisa dibayangkan
darah akan berkumpul disuatu tempat (pembuluh darah) dan karena tidak kuat menampung banyaknya darah yang datang pembuluh yang halus itupun pecah dan
sudah bisa ditebak orang itupun akan koleps atau bisa merengang nyawa,
o ya..kondisi ini juga berlaku ketika dia berolahraga ekstra keras
(seperti main bola, yang dituntut berlari2 bolak-balik terus menerus), itu
juga memicu jantung berdebar dan darah bergerak cepat, dan jika dia
mempunyai sumbatan2 dalam tubuhnya yang tidak diketahui, maka kejadian
pembuluh darah pecahpun akan menimpanya (seprti Almarhum Benyamin S dan
Basuki, mereka meninggal selagi bermain bola).
Wuiiih..ngeri ya…ya kalo udah seumur kita sih, harusnya udah ga cocok
lagi untuk olahraga2 keras macam gitu, karena kita ga tau didalam tubuh kita (adakah penyumbatan atau tidak?) yang ringan2 aja lah seperti jalan kaki, jogging, senam, bersepeda santai, atau olahraga pernapasan, dll yang
terakhir kebiasaan merokok serta mengkonsumsi minuman beralkohol juga berdampak negatif pada jantung, apalagi bila kebiasaan jelek ini dilakukan sejak usia remaja.
***
Ada beribu jalan untuk hidup sehat,
Tuhan memberikan kita sesuatu yang luar biasa banyaknya, setiap ada penyakit pasti Tuhan memberikan obatnya, tapi bukan itu masalahnya, pola hidup sehat dan seimbang harus kita jalani,
"Mencegah lebih baik daripada mengobati." yang ini pasti setuju dong..
Ada beberapa tips yang bisa kita lakukan, mudah-mudahan berguna:
1. Minum Air putih minimal 8 gelas sehari
2. Banyak makan buah-buahan dan sayuran (serat alami)
3. Hindari stress, dan selalu sabar
4. Perbanyak berpuasa
5. Tidur yang cukup dan olahraga ringan diusahakan rutin
Gampangkan,
O ya satu lagi,
Tuhan menciptakan dunia ini berpasangan ada Surga ada neraka,
ada pria ada wanita,
ada putih ada hitam,
ada baik ada
jahat,
ada manis ada pahit,
kesimpulannya jika kita banyak makan-makanan yang manis seperti coklat, teh manis, kopi susu, mimunam kaleng, dll.
Usahakan…sekali
lagi..
usahakan seminggu sekali atau beberapa hari sekali makan yang pahit2 seperti Rebusan air sambiloto, makan pare, minum jahe atau jus mengkudu, makan bawang putih, dll
Dan jika kita merasa sering makan-makanan yang berlemak atau berlebih seperti daging, jeroan, sering ngemil, makan 2 piring atau selalu nambah (hahaha…ini banyak nih temen saya…termasuk saya juga, gegege)
usahakan…sekali lagi..
usahakan berpuasalah sesering mungkin untuk mengimbanginya, atau minum madu atau
minum/makan jinten item (habatussauda)
Oke guys…mulai sekarang kita (termasuk saya, kamu, anda, ya anda, siapa lagih???)..berusaha untuk hidup sehat
dan seimbang,
agar kita bisa hidup dan beribadah dengan
tenang…mudah-mudahan iya. . .
SEMOGA SEMUA MAKHLUK HIDUP BERBAHAGIA
